Success and Happiness

Icon

Succes and Happiness Strategy

Berpikir Positif Cegah Kerapuhan Fisik

BERPIKIR positif mempunyai kekuatan yang hebat. Tidak hanya membuat Anda merasa lebih tenang tetapi juga efektif mencegah penuaan. Pernahkah Anda menyadarai kalau beberapa orangtua tetap merasa nyaman dan aktif di usia tua-nya sedangkan ada juga yang mengalami penuaan dini disertai dengan berbagai penyakit? Dalam hal ini, berpikir postif memegang peran penting.

Hal ini ditunjukkan oleh studi yang dipublikasikan di Psychology and Aging, sebuah sebuah jurnal dari Ameican Psychological Association (APA). Berdasarkan penelitin, faktor keturunan dan kesehatan berperan penting dalam proses penuaan tetapi berpikir postif juga ikut berperan. Menurut APA, ada hubungan yang erat antara emosi positif dengan kerapuhan fisik.

Studi ini melibatkan 1558 orangtua keturunan Meksikan-Amerikan yang tinggal diĀ  5 negara bagian di barat Daya Amerika. Para partisipan tidak mengalami kerapuhan fisik saat studi dimulai.

Pemimpin studi Glenn Ostir, Ph.D., Kenneth Ottenbacher, Ph.D., and Kyriakos Markides, Ph.D., dari the University of Texas Medical Branch di Galveston mengikuti partisipan selama 7 tahun. Mereka melihat hubungan antara tingkat pikiran postif partisipan dengan tingkat kerapuhan fisik.

Kerapuhan dilihat dengan:

  • Penurunan berat badan
  • Kelelahan
  • Kecepatan berjalan
  • Kekuatan menggenggam

Tingkat pikiran postif diukur dengan menanyakan seberapa sering para partisipan memikirkan hal-hal berikut di minggu sebelumnya:

  • Saya merasa sama baiknya dengan orang lain
  • Saya optimis melihat masa depan
  • Saya gembira
  • Saya menikmati hidup

Para peneliti menemukan hubungan antara pikiran postif dengan kerapuhan fisik. Secara umum, partisipan yang kurang berpikir positif mengalami peningkatan angka kejadian kerapuhan fisik hingga 8% selama masa 7 tahun. Sedangkan, mereka yang memiliki skor positif tinggi secara signifikan mempunyai kemungkinan kecil mengalami kerapuhan fisik.

“Pikiran positif secara langsung mempengaruhi kesehatan melalui respon kimia dan saraf,” ujar para peneliti seperti dikutip oleh about.com. Respon ini, terang mereka, membantu mempertahankan keseimbangan kesehatan secara umum. Kemungkinan lain, lanjut peneliti, pikiran postif mempengaruhi kesehatan dengan meningkatkan kemampuan intelektual, fisik, psikologi dan sosial seseorang.

Berpikir postif merupakan pilihan

Beberapa sumber menyebutkan, seseorang hanya bisa memikirkan satu hal dalam satu waktu. Dengan begitu, Anda punya satu pilihan:

Fokus pada pikiran yang membuat Anda merasa tidak nyaman

atau

Fokus pada pikiran yang membuat Anda merasa lebih baik

Cobalah untuk memfokuskan energi Anda pada pikiran-pikiran yang postif. Carilah alasan untuk bergembira dan tetap optimis setiap hari. Jika Anda menggunakan energi untuk pikiran postif dan cara-cara untuk membuat hidup lebih menyenangkan, Anda akan menemukan kalau pikiran positif benar-benar membuat Anda merasa lebih baik.

sumber : mediaindonesia

Filed under: kumpulan artikel, , ,